Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan

Rekor MURI 29 Juli 2025 - Kumpulan Pentigraf Terbanyak

#repost 







REKOR INDONESIA 

MURI 


Piagam Penghargaan 

MUSEUM REKOR - DUNIA 
INDONESIA 



No. 12296/R.MURI/VII/2025

Dianugerahkan kepada 

DANDELION PUBLISHER 


Atas Rekor 

Kumpulan Cerita Pendek Tiga Paragraf  
dengan Naskah Terbanyak 

(1.234 naskah) 


Jakarta, 29 Juli 2025


ig @dandelionpublisher 30 Juli 2025 



  • #repost ig @dandelionpublishier https://www.instagram.com/p/DMugrZpRY2t/ 30 Juli 2025 
  • https://dandelionpublisher.id/2025/06/24/smardhyari-kumpulan-1-234-pentigraf/ 


*





Judul buku : Smardhyari 
(Kumpulan 1.234 Pentigraf) 

ISBN : 978-623-373-460-8 

Jilid #1, Jilid #2, Jilid #3 




*





Dandelion Publisher 
  • Site : https://dandelionpublisher.id/ 
  • IG : https://www.instagram.com/dandelionpublisher.id/ 
  • IG : https://www.instagram.com/nulisbarengdandelion/ 
  • IG : https://www.instagram.com/dandelionprinting_/ 
  • FB: Dandelion Publisher https://www.facebook.com/dandelionpublisher 














.

Leksikon Susastra Indonesia





LEKSIKON SUSASTRA INDONESIA 



Korrie Layun Rampan, Leksikon Susastra Indonesia, Balai Pustaka, Cetakan Pertama, Jakarta, 2000. 


PT (Persero) Penerbitan dan Percetakan 
BALAI PUSTAKA 

BP No. 5099 

Hak pengarang dilindungi undang-undang 

Cetakan pertama - 2000 





Desain Sampul 
Edy Wahyono 

Penyunting 
Ika Listiyarini 

Desain isi dan setting 
Agus G.S. 


 Diterbitkan atas kerja sama dengan 
YAYASAN ADIKARYA IKAPI dan 
THE FORD FOUNDATION 




© 2000 Balai Pustaka 


*





Suhandayana, h. 451, indeks h. 572. 


*





Leksikon Susastra Indonesia | wikipedia 





Korrie Layun Rampang | badanbahasa.kemendikdasmen.go.id | ensiklopedia.kemdikbud.go.id | wikipedia





updated 24L17 


. 

Setelah Tanpa Deadline

#info #penerbitan #antologi #puisi 






Antologi Puisi Surabaya Post 



Rancangan buku 

SETELAH TANPA DEADLINE 



Cover :Yusuf Susio Hartono | 08 Maret 2025 imu  




Kata Pengantar 
Tjuk Suwarsono : Makhluk Apakah Wartawan Itu? 

M. Anis : Puisi dan Berita 



Penyunting 
Imung Mulyanto




QRCBN: 62-393-8799-305 



11 Maret 2025 imu 


Kontributor (Awak media Surabaya Post) :
  • A. Aziz - Djandji. - Djiwa Moeda. - Bersatoelah! 
  • Onny Yoelyana - Gita SMA. - Banjir. - Tunduk. - Merindu. - Rasa. - Masuk Angin. 
  • Imung Mulyanto - Persinggahan Kecil. - Monumen Itu. - Di Taman Embong Macan. - Jantung Ampel Denta. - Draft Surat Seorang Ibu kepada Anaknya. 
  • Adriono - Haiku 1. - Haiku 2. - Haiku 3. - Haiku 4. 
  • Suyono HS - Hujan 1. - Hujan 2. - Banjir. - Kekuatan Doa. - Senjakala. 
  • Suhandayana - Puisi dalam Buku Semesta. - Peracik Cinta Jingga. - Cahaya Proletar. - Jamasan 'Tosan Aji' di Desa Olean. - Opera Nyamuk Dengue. 
  • Suhartoko - Elegi Ranting dan Debu. - Misteri Embun Daun. - Sayap Patah Garudaku. - Parodi Sang Jenderal. - Secangkir Kopi Putih. 
  • Supriyana - Senryu. 
  • Teguh Wahyu Utomo - Gadis Palipi. - Mbak Dokter. - Parikan Suroboyoan. 
  • Yusuf Susilo Hartono - Waktu yang Mengalir. - Doaku di Lautan Waktu. - Mata Waktu. - Telinga Waktu. - Tinta Waktu. 
  • Sapto Anggoro - Mantra Justru. - Perjalanan. 
  • Zainal Arifin Emka - Sergapan Padang Mashyar. - Mintalah. - Alasanku Menangis. - Mengadili Hkim Adil. 
  • Sugeng Purwanto - Melintasi Tugu Bambu Runcing. Ironi. Rindu. 
  • Sunu Dyantoro - Magdalena Panglima Sudirman. - Cerita Ibu. - Jula Juli Gang Doly. 
  • Henri Nurcahyo - Sajak Reuni Tiga. - Kau Minta. - Perihal Wartawan dan Guru. 
  • Luddy Eka Pramana - Mbok Ngertio To Yo, Aku Cuman Pingin Nulis Puisi. - Hidupku yang Nyaris Sempurna. - Yang Penting Plesir. - Ini Makna Tahun Baru. - Siapa Bilang Romantis Nggak Butuh Perjuangan. 
  • Edi Triono Jatmiko - Kanjeng Wibi. - Pageblug. - Baladha Rama Bargawa. - Prang. - Sumedhe Ing Ngarsane. 
  • Agung Sudi Prasanto - Radio Gaga. - Sampah Kuta. - Deru Offroad. 
  • Etty Indra - Sawang Sinawang. - Identitas Diri. - Banjir. - Secangkir Kopi. - Kidung Cinta. 
  • Jil Kalaran - Menulis. - Suatu Hari Ketika Pagi Datang. - Pada Suatu Hari di Rempang. - Tanah Air yang Dirampas. - Nyanyoan Luka Bumi. 
  • Tavip Fatchur Rozi - Cinta Illahi 1. - Cinta Illahi 2. - Istriku. - Ayu. 
  • Bambang BES - Reuni Pisanan. - Bebana Kerjo. - Pamitmu. - Kembang Duren. - Lelabuhing Urip. 
  • Achmad Supardi - Bosnia - Kosovo. - Ramadan di Suriah. - Ambon (1). - Ambon (4). - Ambon (5). 
  • Rokimdakas - Jalan Pulang. - Manusia Tanpa Luka. - Kaca Benggala. - Wartawan Malaikat Apa Iblis? - Mata Hati yang Gelap. 
  • Gatot Susanto - Puisi dan Politisi. - Jurnalis. - Kota Batu. - Di Gunung. - Sukatani. 
  • Hasan Bisri BFC - Akan Tiba Masa. - Fosil-fosil Teknologi. - Tangan-tangan Angin Patah. - Bilakah Engkau Pulang. 
  • Moch. Nuruddin Ali - Menuju Kekekalan. - Mabuk Kerinduan. - Ibuku Bernama Pertiwi. - Nasihat untuk Cinta Fana. - Ayo Kita Tata Lagi Negeri Ini. 
  • Siswowidodo - Puisi Senja. - Mana Ruhmu? - Buzzer. - Enigma. 
  • Ichwan Hadi - Suramadu Mengadu. - Perang Dingin di Meja Redaksi. 
  • Rusdi Zaki - Pantun Omon-omon #1. - Pantun Omon-omon #2. Pantun Omon-omon #3. - Syair AI #1. - Syair AI #2. 
  • Sukemi - Kebenaran Tak Pernah Berakhir. - Kecintaan Tak Pernah Mati. - Di Koran Sore. 
  • Heti Palestina Yunani - Tenggat. - Sang Pembuat Berita. - Setelah Berjuang. - Cinta Itu Sederhana. - Rindu Januari. 
  • Nunung Harso - Bunga. - Rindu Ibu. - Ibu. 
  • Nur Fakih - Lafadz Penakluk. - Setan Sedang Rapat Kerja. - Cangar. 
  • Yusron Aminulloh - Wajah-wajah Rindu. - Begitu Indah. - Mencium Bau Surga. 
  • Edi Wahyudi - Sepiku. - Negeri Gelap. - Pemimpin Maksiat, Negeri Terlaknat. 
  • Natalia Trijaji - Pupus. - Tembang Kenangan. - Terkoyak. - Bayang Semu. 
  • Sirikit Syah - Surabaya dalam Darahku. - Membunuh Indonesia. - Kembalikan Indonesia Padaku. - Ketika. 
  • RM Yunani Prawiranegara - Pesona Perjalanan Malam yang Diberkahi. - Ratri Kamulyan. - Kurda ing Serambi Mekkah. 



*




Alamat : Perum Sidokare Asri AV-17, Sumokali, Candi-Sidoarjo, Jawa Timur 

Phone : 082132198288, 082121226464 

email : penerbit.mejatamu@gmail.com 


Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. 



Publikasi : 
  • https://wartadigital.id/soft-launching-antologi-puisi-surabaya-post-setelah-tanpa-deadline-gayeng/ 19 April 2025 
  • https://kilasjatim.com/silaturahmi-lewat-puisi-39-wartawan-eks-surabaya-post-luncurkan-buku-setelah-tanpa-deadline/ 6 April 2025 
  • https://ganeshaabadi.com/eks-wartawan-surabaya-post-rayakan-idulfitri-dengan-antologi-puisi-setelah-tanpa-deadline/ 5 April 2025 
  • https://lamongan.jatimnetwork.com/ragam/74114896489/mantan-wartawan-surabaya-post-rajut-silaturahmi-idul-fitri-1446-hijriah-lewat-puisi 5 April 2025 
  • https://www.ngopibareng.id/read/setelah-tanpa-deadline-kumpulan-puisi-wartawan-ex-surabaya-post 5 April 2025 
  • https://gelorajatim.com/wartawan-ex-surabaya-post-silaturahmi-lewat-puisi/ 4 April 2025 
  • https://inisurabaya.com/2025/04/dirilis-tepat-1-april-setelah-tanpa-deadline-jadi-ajang-silaturahmi-para-mantan-wartawan-surabaya-post/ 4 April 2025 
  • https://javasatu.com/berita/eks-wartawan-surabaya-post-rayakan-idulfitri-dengan-antologi-puisi/ 4 April 2025 
  • https://www.perintis.co.id/2025/04/wartawan-ex-surabaya-post-silaturahmi.html 4 April 2025 
  • https://radarjatim.id/silaturahmi-idul-fitri-lewat-antologi-puisi/ 1 April 2025 
  • https://mepnews.id/2025/03/30/puisi-tulisan-wartawan-itu-sungguh-beda/ 30 Maret 2025 
  • https://www.hariankami.com/keuangan-kami/23614784318/satu-dari-lima-puisi-yusuf-susilo-hartono-dalam-antologi-setelah-tanpa-deadline#google_vignette 17 Maret 2025 





*


Puisi | Setelah Tanpa Deadline | Wartawan | Surabaya Post |




#published #updated 





.

Kitab Antologi Puisi Suara 5 Negara

#infobuku #puisi 





Judul 
Suara 5 Negara : Kitab Puisi Penyair 5 Negara (Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura & Brunai Darussalam) 

Seri 

Kepengarangan 
editor, HM. Saleh S 

Penerbit 
CV. Metro 

ISBN: 978-602-17-6981-2 cari 

Tahun 
2013 


*



Pengantar 

Seperti taman yang luas, puisi ini seperti ditanam di tanah yang luas dengan berbagai bunga yang mekar, tulis Akhmad Zailani dalam pengantar penerbitnya. Berbagai aroma, keindahan kata, mencoba memainkan perasaan dan pikiran pembaca. Pembaca diajak berjalan-jalan dari bunga puisi yang satu ke bunga puisi yang lainnya. Sekalipun memang ada puisi yang tak hanya menonjolkan aroma semerbak, tapi juga duri! Puisi yang dibuat dengan suasana dan kondisi berbeda dari masing-masing daerah atau negara tentu menjadi menarik untuk dikunyah, dicerna dan dirasakan. Variatif dan kreatif.[2]

Korrie Layun Rampan menulis dalam bab pendahuluan buku menyebutkan membaca buku antologi ini seperti berenang dalam lautan puisi yang ditulis lebih dari seratus penyair dari lima negara merupakan hal yang menyenangkan. Namun untuk menulis pengantar yang akan menyelami makna dari sekian ratus puisi, bukanlah hal yang mudah.



Para Penyair dan Judul Puisi 
146 (seratus empat puluh enam) penyair beserta judul puisi dari 5 (lima) negara tersebut, yaitu:
  • A Amin Jamaluddin (Brunei Darussalam) - ADA YANG TIADA
  • Abdillah SM (Sarawak, Malaysia) - KALAM
  • Abdul Salam HS (Banten, Indonesia) - KEMATIAN YANG TERENCANA
  • Abdul Rani (Kalimantan Barat, Indonesia) - SAJAK SEBERANG
  • Abdul Razak Othman (Kelantan, Malaysia) - MALAM PILIHANRAYA
  • Abdullah Awang (Kuala Lumpur, Malaysia) - KUBURAN AYAHNDA
  • Abu Rahmad (Aceh, Indonesia) - TUAN RAJA
  • Ach Nurcholis Majid (Jawa Timur, Indonesia) - DARI SEBUAH LUKA
  • A Azizah Maharani (Kalimantan Timur, Indonesia) - AYAH
  • Ahmad Md Tahir (Singapura) - SINDROM
  • Addien Sjafar Qurnia (Kalimantan Barat,Indonesia) - SEPENGGAL EPISODE MIMPI
  • Ahmad S. Zahari (Jawa Timur, Indonesia) - KITA DAN ANGAN-ANGAN II (MANUSIA KINI)
  • Ahmad Wayang (Banten, Indonesia) - DOAKU DOAMU IBU
  • Agni Kasmaranwati (Kalimantan Timur, Indonesia) - LELAKIKU YANG PERGI DI SUATU HARI
  • Andi Magadhon (Jogyakarta, Indonesia) - MAKIN API
  • Asmira Suhadis (Selangor, Malaysia) - JIKA INGIN BICARA oleh Asmira Suhadis
  • Akhmad Zailani (Kalimantan Timur, Indonesia) - BAU BUSUK DAN TELINGA YANG DIGANTUNG DI RUANG RAPAT PARLEMEN
  • Arsyad Indradi (Kalimantan Selatan, Indonesia) - DI PANTAI LAUT TAKISUNG : Memoriam Heru Emka
  • Azridah Ps Abadi (Sabah, Malaysia) - DAN RINDU PUN BERGUGURAN
  • Azmi Taib ( Kelantan, Malaysia) - DI CELAH RUANG
  • Dee Dyantry (Jawa Timur, Indonesia) - BARAA : Baraa Melhem
  • Desinta Sy. Mahadewi (Kalimantan Timur, Indonesia) - RUMAH KAMI
  • Dian Hartati (Jawa Barat, Indonesia) - MEMASUKI MITOS
  • Dianna Firefly (Kalimantan Barat, Indonesia) - SAJAK UNTUK IBU DI HARI KEMATIANNYA
  • Dinda Az-Zahra (Kalimantan Timur, Indonesia) - KAU TAK PERNAH MATI
  • Djazlam Zainal (Melaka, Malaysia) - SELINGKAR SEJARAH MELAKA
  • El Adriani (Kalimantan Timur, Indonesia) - KUNTUM SATU
  • ES Pernyata (Kalimantan Timur, Indonesia) - INI ACARA BIASA-BIASA SAJA
  • Fajar Sidik (Kalimantan Timur, Indonesia) - SENJAKU YANG KELAM
  • Fanny Ys (Jawa Tengah, Indonesia) - INI, KITA DAN MEREKA
  • Fikrah Syailah Adam (Maluku Utara, Indonesia) - ORASI ORANG MISKIN
  • Grasia Renata Lingga (Bengkulu, Indonesia) - SURAT UNTUK PENGUASA
  • Gabriel Kimjuan (Labuan, Malaysia) - GAZA
  • Hadi Mulyadi (Kaltim, Indonesia) - Cahaya Yang Tersenyum (In Memoriam Ust. H. M. Nurhuda Trisula) by Hadi
  • Hanna Fransisca / Zhu Yong Xia (Kalimantan Barat, Indonesia) - SEMBAHYANG LELAKI
  • Hasyuda Abadi (Sabah, Malaysia) - S E N G K E T A
  • Hesti Daisy (Kalimantan Timur, Indonesia) - KUBERITAHU PADAMU
  • Heri Sucipto(Kalimantan Timur, Indonesia) - AKU DAKLAM HITAM PUTIH YANG FANA
  • Herman Mutiara (Singapura) - SEKETIKA
  • Ibnu HS (Kalimantan Tengah, Indonesia) - DONGENG LUKA
  • Indah DP (Jawa Timur, Indonesia) - MEMOTRET LUSI
  • Idrisboi Boiboi (Sarawak, Malaysia) - KOSONG
  • Isbedy Setiawan ZS (Lampung, Indonesia) - DI SAMPING IBU, AKU INGIN TIDUR
  • Jaya Ramba (Sarawak, Malaysia) - RENUNGAN TAUBAT
  • Kahar Al Bahri (Kalimantan Timur, Indonesia) - CATATAN SATU JAM TIGA PULUH MENIT
  • Kamal Ishak (Kedah, Malaysia) - BUIH API
  • Khairul Arifin Angwa (Jawa Timur, Indonesia) - REFLEKSI TANGISANNYA
  • Kamaria Bte Buang (Singapura) - BICARA HATI
  • Kony Fahran (Kalimantan Timur, Indonesia)
  • Kiki Rukiana (Jawa Tengah, Indonesia) - OCEHAN WAYANG
  • Ladin Nuawi (Kuala Lumpur, Malaysia) - SEBELUM MAGHRIB
  • Lailatul Kiptiyah (Jawa Timur, Indonesia) - DUKA BANGSA
  • Lauh Sutan Kusnandar (Nusa Tenggara Barat, Indonesia) - KETIKA MENZIARAHI KOTA
  • Lan Fang (Kalimantan Selatan, Indonesia) - ... Saat-saat kutulis bagian tengah buku ini di ujung kakinya ...
  • Mahabbah El-ahmady (Kalimantan Timur, Indonesia) - TERUNTUK KAU, SUAMIKU
  • M Abd Rahim (Jawa Timur, Indonesia) - MISKIN
  • Mawar Marzuki (Pulau Pinang, Malaysia) - DIARI NOVEMBER
  • Marsli NO (Malaysia) - MAHARAJA LAWAK
  • Maya Brunei (Brunei Darussalam) - PUISI PERJALANAN
  • Meidi Chandra (Banten, Indonesia) - KESAKSIAN BATU NISAN DI TANAH PENGUASA NEGERI TERSANDERA
  • Mening Alamsyah (Jawa Barat, Indonesia) - BERHENTI
  • Muhammad Isaac Brian (Kalimantan Tengah, Indonesia) - TANAH HARAPAN NEGERI INDONESIA
  • Mohd Isa bin Abd Razak (Sabah, Malaysia) - TEBARKAN AKSARAMU
  • Mukhransyah (Kalimantan Timur, Indonesia) - APA YANG KAU CARI?
  • Nadirah Junior (Labuan, Malaysia) - LAKARAN LENSA CINTA SAMARINDA
  • N Athirah Al-Labuani (Labuan, Malaysia) - PILIHAN
  • Nassury Ibrahim(Sabah, Malaysia) - SAJAK KEPADA PENIAGA KECIL KUALA LUMPUR
  • Nenny Makmun (Jawa Tengah, Indonesia) - AKU INGIN SEKOLAH
  • Nia Samsihono (Jakarta, Indonesia) - MURUNG PUDAK
  • Nina Rahayu Nadea (Jawa Barat, Indonesia) - SIAPA YANG HARUS DISALAHKAN
  • Nano L Basuki (Kalimantan Barat, Indonesia) - GURU
  • Norman Mohd Yusoff (Malaysia) - MATINYA AKU
  • Norgadis Labuan (Labuan, Malaysia) - BERAPA HARGA DIRI
  • Norjannah MA (Malaysia) - SI BAJU MERAH DI NEGERI REMBULAN
  • Norsiah Kandar (Johor, Malaysia) - SEBUAH CERITA HATI
  • Novy Noorhayati Syahfida (Jakarta, Indonesia) - J A K A R T A
  • Nurfirman AS (Sumatera Barat, Indonesia) - ANAK JALANAN DAN ASA DI SUDUT SIMPANG
  • Nurfarhan Hamzah (Sabah, Malaysia) - ILTIZAM
  • Phaosan Jehwae (Thailand) - ROKOK
  • Poul Nanggang (Sarawak, Malaysia) - DUSUN LELUHUR
  • Praja Rahman (Kalimantan Timur, Indonesia) - Senandung Kaum Papa
  • R Hamzah Dua (Malaysia) - PUISI BUAT SAHABAT
  • Rabeah Mohd Ali (Negeri Sembilan, Malaysia) - AMALAN PENEMAN SEPI DUNIA AKHIRAT
  • Rama Putu Barata (Jawa Timur, Indonesia) - SAJAK BURUNG PAGI
  • Ramlee Jalimin Jaininv (Sabah, Malaysia) - IBUKU
  • Ratna Dewi (Sumatera Selatan, Indonesia) - PAHLAWAN DEVISA MENJUAL NYAWA
  • Rahmat Ansyarif (Kalimantan Barat, Indonesia) - SEBUAH OPOSISI
  • Rahmat Heldy (Banten, Indonesia) - TENTANG HUJAN SUATU PAGI DI RUANG KELAS
  • Ramli Jusoh (Sabah, Malaysia) - BANGSA MELAYU BANGSA KITA
  • Redya Yosianto (Kalimantan Barat, Indonesia) - LAYANG-LAYANG
  • Remmy Novaris DM (Jawa Barat, Indonesia) - SEJUMLAH DAFTAR NAMA YANG HILANG
  • Rezqie Hidayatullah (Kalimantan Selatan, Indonesia) - MEREKA YANG TAK PERNAH BISA MEMBUNUH TUHAN
  • Roma DP (Jawa Timur, Indonesia) - AKU BERDUKA
  • Rosnani Ahmad (Malaysia) - SEPOHON TUA DAN SEORANG MANUSIA
  • Rosmiaty Shaari (Perak, Malaysia) - PEREMPUAN IGA BERMAIN UFUK
  • Rita Asfiani/Fia Pradita (Kalimantan Timur, Indonesia) - BEKU MEMBIRU
  • Rizky Mula Saputra (Kalimantan Timur, Indonesia) - Gedung Sekolah Anak Pedalaman Indonesia
  • Rubiah Dullah (Sabah, Malaysia) - PERJALANAN DI LEWAT SENJA
  • Sabahuddin Senin (Sabah, Malaysia) - PEMBUAL DAN KEDAI KOPI

Referensi : 
1. Situs WattPad, diarsipkan 2020-06-25 di Wayback Machine., diakses 17 Februari 2016 
2. Situs Goodreads, diakses 17 Februari 2016 





Text id.wikipedia.org 

Sumber : 
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Kitab_Antologi_Puisi_Suara_5_Negara - diakses 27 Desember 2023 





© 2023 










.

Seminar dan Launching Buku Puisi





Seminar dan Launching Buku Puisi 


apajake.id Redaksi Apajake - fb 16 Desember 2023 




PELUNCURAN & BEDAH BUKU PUISI 
KATA KATA YANG MENEMBUS GELAP 

serta 

SEMINAR ANTI KORUPSI 

bersama 

FE Universitas Islam Labuhanbatu, 
Kawan Bung Hatta Labuhanbatu. 


Minggu, 17 Desember 2023 
09.00 WIB sd selesai 
Kampus Universitas Islam Labuhanbatu 


Nara sumber: 
Korneles Materay (Peniliti BHACA)
Muhammad Zen Nasution (Ketua IPI Labuhanbatu)
Mukhrizal Effendi (Dekan FE Universitas Islam Labuhanbatu)
Mulkan Ritonga, SP



Penulis terpilih yang ingin ikut serta secara online dapat menghubungi WA 0822-7210-8793. 


*







*





Bung Hatta Anti Corruption Award | web | fb


.

Puisi Pohon

97 Pemuisi dalam Antologi Puisi POHON, 2023 



Nia Samsihono, FB 14 Juni 2023 



Penulis Pohon :

1. A. BARABASY, Brebes, Jawa Tengah
2. ADRI DARMAJI WOKO, Jakarta
3. AFRIDANU PRIYANTO, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat
4. AHMAD MALIKI MASHAR, Indragiri Hilir, Riau
5. A. MACHYOEDIN HAMAMSOERI, Tangerang, Banten
6. ANA RATRI WAHYUNI, Yogyakarta
7. ANDI JAMALUDDIN, AR. AK, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan
8. ANGELIN K. TAHIR, Jakarta
9. ANISA AFZAL, Sukabumi, Jawa Barat
10. ANWAR PUTRA BAYU, Palembang, Sumatra Selatan 
11. ARAHIM ELTARA, Mataram, NTB
12. ARIANY ISNAMURTI, Jakata
13. ARIEYOKO, Bojonegoro, Jawa Timur
14. ARI MUSTAQIMAH, Temanggung, Jawa Tengah  
15. ARNITA, Bandung, Jawa Barat
16. ASMARIAH, Yogyakarta
17. AWI AHNA, Temanggung, Jawa Tengah
18. DANIEL TATAG, Yogyakarta
19. DELLA RED PRADIPTA, Jakarta
20. DILLON VAN POENDAN, Banyubiru, Semarang, Jawa Tengah
21. DINDA AYU HERNAWATI, Surabaya, Jawa Timur
22. DJAZLAM ZAENAL, Selangor, Malaysia
23. DWI SUTARJANTONO, Jakarta
24. DYAH TINGGENG, Jakarta
25. EDI S FEBRI, Semarang, Jawa Tengah
26. EKA BUDIANTA, Jakarta
27. FANNY J. POYK, Jakarta
28. GAMPANG PRAWOTO, Bojonegoro, Jawa Timur
29. GILANG TEGUH PAMBUDI, Jakarta
30. GUNOTO SAPARIE, Semarang, Jawa Tengah
31. HANDRAWAN NADESUL, Jakarta
32. HENI HENDRAYANI, Bandung, Jawa Barat
33. HENNY YACOB, Pontianak, Kalimantan Barat
34. HERRY ABDI GUSTI, Bojonegoro, Jawa Timur 
35. H.SHOBIR POER, Tangerang Selatan, Banten
36. H. TAJUDDIN IDRIS, Depok, Bogor, Jawa Barat 
37. HUSIN SUTANTO, Bandung, Jawa Barat
38. IDAMOERID DARMANTO, Temanggung, Jawa Tengah
39. IKA PERMATA HATI, Temanggung, Jawa Tengah
40. INDRI YUSWANDARI, Blitar, Jawa Timur
41. IRAWAN SANDHYA WIRAATMAJA, Jakarta 
42. J.F.X. HOERY, Bojonegoro, Jawa TimuR
43. JULIA UTAMI, Jakarta
44. KURNIAWAN JUNAEDHIE, Jakarta
45. LINDA DJALIL, Jakarta
46. MATRONI MUSÈRANG, Sumenep, Madura
47. MEILANI AMBARWATI, Madiun, Jawa Timur
48. MENUR HAYATI ADIWIYONO, Jakarta
49. MERAWATI, Bengkulu
50. MOHAMMAD SARONI, Mojokerto, Jawa Timur
51. MUHAMMAD LUTFI, Pati, Jawa Tengah
52. NGAKAN MADE KASUB SIDAN, Bali
53. NIA SAMSIHONO, Jakarta
54. NINUK RETNO RARAS, Yogyakarta
55. NOK IR, Sumenep, Madura, Jawa Timur
56. NURIANIS, Kepulauan Batam
57. OKA MIHARZHA.S, Tanah Laut, Kalimantan Selatan 
58. PIET YULIAKHANSA, Jakarta
59. PRAWIRO SUDIRJO, Cirebon, Jawa Barat
60. RACHMA SOEMARMO, Purbalingga, Jawa Tengah
61. RAMA PRAMBUDHI DIKIMARA, Bandung, Jawa Barat
62. REMMY NOVARIS DM, Jakarta  
63. RITA SRI HASTUTI, Jakarta
64. ROSMALA DEWI, Cimahi, Bandung, Jawa Barat
65. ROSMINI, Labuhan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
66. ROSO TITI SARKORO, Temanggung, Jawa Tengah
67. R. WIDIYARTONO, Semarang, Jawa Tengah
68. SALLEH YAACOB, Pulau Pinang, Malaysia
69. SELSA, Temanggung, Jawa Tengah
70. SHAFWAN HADI UMRI, Medan, Sumatra Utara
71. SINDUPUTRA SUGABADI, Mataram, NTB
72. SITI ROHMAH WAHYUNI, Mojokerto, Jawa Timur
73. SOEPARNO S. ADHY, Yogyakarta
74. SUHANDAYANA, Surabaya, Jawa Timur
75. SUHARTINI, Enrekang, Sulawesi Selatan
76. SUKMA PUTRA PERMANA, Yogyakarta
77. SULIS BAMBANG, Semarang, Jawa Tengah
78. SUMINTO A. SAYUTI, Yogyakarta
79. SUNARYO BROTO, Bontang, Kalimantan Timur
80. SUTIRMAN EKA ARDHANA, Yogyakarta
81. SYAFARUDDIN MARPAUNG, Tanjungbalai, Medan, Sumatra Utara 
82. TIEN KARTINAH SRI SAMODRANINGSIH, Semarang, Jawa Tengah
83. TITIN MATINAH, Jakarta
84. TRI WULANING PURNAMI, Surabaya, Jawa Timur
85. VERONICA SUCI FRIDANI, Jakarta
86. VIOLETTA SIMATUPANG, Jakarta
87. WARSONO ABI AZZAM, Cilacap, Jawa Tengah
88. WIDYA QONITA, Purwokerto, Jawa Tengah
89. WINDU SETYANINGSIH, Purbalingga, Jawa Tengah
90. WIWIK HARTATI, Temanggung, Jawa Tengah 
91. WIWIK WIDAYANINGTIAS, Tegal, Jawa Tengah
92. WIWIN KURNIASIH, Yogyakarta
93. YAHYA ANDI SAPUTRA, Jakarta 
94. YOANNES BOWO PRASETIYANTO, Tangerang, Banten
95. YONAS SUHARYONO, Cilacap, Jawa Tengah
96. YUDHA KURNIAWAN, Depok, Jawa Barat
97. YULIANI KUMUDASWARI, Yogyakarta



*






Kurniawan Junaedhie, FB 03 Juli 2023 



POHON, menghimpun karya puisi 97 penyair. 

Editor Nia Samsihono 



**





© 2023 AKUNDAstudio Edumedi@rt | AKUNDA.net | 

Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang


.

SANG MUSAFIR

docs | #repost

Buku




Antologi Puisi Religi II - 2022


image: Win, facebook 19 November 2022 



SANG MUSAFIR 

UPACARA TANAH PUISI

Antologi Puisi 154 Penyair Indonesia
Hari Puisi Indonesia 2022

UPACARA TANAH PUISI






Penulis
Muhammad Lefand, dkk.

Pengantar
Mashuri, M.A. (Sastrawan, Peneliti BRIN)

Editor
Siswanto, M.A.
Lubet Arga Tengah

Desain Sampul dan Tata Letak
KSK Design

Penerbit
Krajan Pustaka
Kp: Krajan RT/RW 003/001
Kertosari Asembagus Situbondo
Email: krajanpustaka@gmail.com

Bekerjasama dengan
Masyarakat Literasi Jember

QRCBN: 62-135-8844-562
Ukuran 14 x 20
Jumlah hlm. xxviii + 205
Cetakan pertama, September 2022

*



... Selain ekplorasi tematis yang majemuk, puisi-puisi dalam buku ini lahir dengan teknik yang menarik. Sebut saja teknik akrostik, dramatik, lirik, dan sebagainya. Selain itu, ada “sihir-sihir” bahasa—sarana retorika (diksi, style, metafora, titik kisah, dan lain-lain)—yang menarik, rapi, dan harmoni. Hal ini tentunya dapat dimanfaatkan sebagai pemantik kegiatan apresiasi sastra untuk masyarakat luas, bahwa menulis puisi itu ada tekniknya. Minimal tidak ada lagi pertanyaan, mengapa menulis puisi itu sulit? Mari selalu kabarkan bahwa, sastra itu bukan pilihan, tetapi kebutuhan batiniah, salah satu dimensi manusia yang tidak dapat diabaikan begitu saja. Semoga anak-anak imaji dalam buku ini, menjadi ruang titik temu kreativitas dan produktivitas lainnya. Aamiin. ... | Muhammad LefandKoord. Kegiatan Hari Puisi Indonesia 2022 Masyarakat Literasi Jember



... baca e-book Upacara Tanah Puisi 


*












.

Suluk Api Malang Sumirang

#info | #buku 











Antologi Puisi: 

SULUK API MALANG SUMIRANG, Kreasi Bahasa Kita - funbahasa, Cetakan Pertama, Surabaya, November 2022, h. 109. | No. QRCBN: 62-200-1018-240






*





Koleksi

© 1975-2022 AKUNDAstudio Edumediart | AKUNDA.net | 

Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.




.

LABIRIN - Kumpulan Cerpen

LABIRIN




Kumpulan Cerita Pendek 


Kisah 15 Perempuan  

Labirin (Sebuah Kumpulan Cerpen) / Penulis. -- Surabaya: Palu Gede, 2021.



© Tim Penulis: 

Th. Hardiyanti | Zoya Herawati | Lisa Joesman | Irma Arimurti | Nurma Dian | K. Dewantoro | Aisyah N | Idhey Detty | Meirura L. | Yuanita Maya | Anysha Agresya | Santi Saned | Anissa Fitri | Agnes Chintami | Dewi Indra P | 


Pengantar: Pratiwi Juliani (Novelis)

Catatan Editor: Gunapriya Dharmapatni 


Katalog Dalam Terbitan (KDT) 

xx + 186 hlm. ; 13 x 19 cm 
ISBN : 978-623-95652-3-7 

Cetakan II, Juli 2021 

Penerbit: Perkumpulan Palu Gede Surabaya 
bekerjasama dengan 
Kementerian Pendidikan & Kebudayaan 
dan Soedjiwa Institut 






*


Labirin | Kumpulan Cerpen | Cerita Pendek | Penulis Perempuan | 



**


Koleksi
AKUNDAstudio | AKUNDA.net | 







.

Proses Kreatif & 404 Eror Pikir Pemuisi Pemula

Proses Kreatif & 404 Eror Pikir Pemuisi Pemula 

Penulis: Shiny.ane el'poesya










*

AKUNDAstudio | AKUNDA.net | 



.

SASTRA MILENIAL



Suhandayana 

SASTRA MILENIAL 








Surabaya, 2021


dalam Ilham Rabbani, dkk. (Bandung:2021) 


*



Antologi 

Ilham Rabbani, dkk., Setelah Kapal-kapal Bergerak ke Ampenan, Cetakan Pertama, CV. Insan Paripurna, Bandung, Desember 2021, h. 231. 

vii + 312 Halaman, Ukuran 14,8 x 21 cm 

ISBN: 978-623-5907-00-0 


*



Festival Cipta Puisi Nasional 2021 | funbahasa.com 

EventPemenang | Antologi | 


*



Peserta 

Finalis 50: Suhandayana, Namamu Tak Kucatat (2021) 
Finalis 200: Suhandayana, Sastra Milenial (2021) 


*



Fun Bahasa
web | Facebook | Instagram | Twitter | WhatsApp | 


*





My Blog | Info buku | Resensi | 


*





AKUNDAstudioAKUNDA.net | Edumediart


Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang




.

NAMAMU TAK KUCATAT

Suhandayana
NAMAMU TAK KUCATAT








Surabaya, 2021


dalam Ilham Rabbani, dkk. (Bandung:2021) 


*



Antologi 

Ilham Rabbani, dkk., Setelah Kapal-kapal Bergerak ke Ampenan, Cetakan Pertama, CV. Insan Paripurna, Bandung, Desember 2021, h. 60. 

vii + 312 Halaman, Ukuran 14,8 x 21 cm 

ISBN: 978-623-5907-00-0 

*



Festival Cipta Puisi Nasional 2021 | funbahasa.com 

Event | Pemenang | Antologi | 


*



Peserta 

Finalis 50: Suhandayana, Namamu Tak Kucatat (2021). 
Finalis 200: Suhandayana, Sastra Milenial (2021). 


*



Fun Bahasa
web | Facebook | Instagram | Twitter | WhatsApp | 


*





My Blog | Info buku | Resensi | 


*





AKUNDAstudio | AKUNDA.net | Edumediart


Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang




.

Shiny.Ane El'poesya

Shiny.Ane El'poesya 
Penulis, pemuisi


facebook | instagram | telegram | whatsapp | 


*





Buku 







*





Lab. (Sains) Puisi [♤] com


landing page | facebook | telegram
.









update 22b14 iDay

GOMBLOH. Revolusi Cinta dari Surabaya

.


GOMBLOH

Revolusi Cinta dari Surabaya




Penulis GURUH DIMAS NUGRAHA

Guruh Dimas Nugraha, GOMBLOH: Revolusi Cinta dari Surabaya, I, Airlangga University Press, Surabaya, 2020. 






Blogger Guruh Dimas Nugraha:



Guruh Dimas Nugraha (Anggota SMI Jatim, penulis, vokalis SekaringJagad Band) menyerahkan buku "Gombloh" kepada Suhandayana (Koordinator Bidang Organisasi SMI Jatim) untuk koleksi pustaka Sekretariat SMI Jatim (02 Juli 2020). Foto: AKUNDAstudio


*






Serikat Musisi Indonesia Jawa Timur

SMI Jatim

Sekretariat: Jl. Potroagung I No. 28 Surabaya
Contact: 0877-55-7777-60 (Prijatna, Ketua)








**


AKUNDAstudioAKUNDA.net




.

Penerbit Cerah Budaya Indonesia





Penerbit Cerah Budaya Indonesia 





  • Penerbit Cerah Budaya Indonesia adalah penerbit buku yang memfokuskan penerbitannya dalam bidang buku Fiksi & Non Fiksi. 
  • Buku kategori non-fiksi https://cerahbudaya.com/category/non-fiksi 
  • Buku kategori fiksi https://cerahbudaya.com/category/fiksi 



© 2019 Cerah Budaya Indonesia 





edited 25c27 

.

TULIS AJA SEMAUMU

Yaa, tulis aja semaumu, sekarang!


langkah menghidupkan sunyi:
segera temui gagasan atau bangun kenyataan
(Suhandayana, 2008)

Menulis?
Gampang. Justru kendala umum adalah kurang kemauan untuk peduli menyimak, membaca, dan senantiasa merasakan adanya segala sesuatu. Mau menulis jadi ogah atau malas, karena biasa kurang peka terhadap sikap dan pandangan kita atas potensi hidup dan kehidupan alam semesta raya, termasuk di dalamnya terhadap keberadaan jatidiri manusia.
Menulis apa? Menulis apa saja, yang biasa kita amati dan bicarakan. Diri pribadi dan lingkungan sekitar mengandung potensi esensial dan mendasar, yakni kejadian-kejadian luar biasa, dan mungkin kurang anda reken. Kenyataan kasat mata yang mudah tertangkap panca indra, sudah sering kita saksikan. Namun sungguh, masih banyak fakta luar biasa yang jauh tersembunyi di kedalaman tempatnya, dalam diri anda. Belum lagi potensi dan kenyataan yang tersembunyi di balik apa saja yang pernah kita temui dan tanggapi.
Bila kita mau menggali apa saja yang ada pada diri sendiri dan lingkungan sekitar tempat kita berkegiatan, pasti muncul data, fakta, informasi, bentuk dan proses kejadian. Bahkan potensi atau kekuatan yang selama ini tidak terbayangkan, kelak bakal muncul bila kita mau menggalinya.
Semua hasil penggalian atau eksplorasi sangat berguna bagi pemenuhan kebutuhan hidup manusia itu sendiri. Ya, gali dan terus ’kenalilah dirimu’, kemudian mengamati lingkungan, sampai kelak sudi menempuh perjalanan penjelajahan meradius ke alam semesta raya. Dengan demikian, masihkah ragu atau tidak percaya bahwa anda merasa kesulitan menemui sumber inspirasi (subyek dan obyek) sebagai awal bacaan? Sumber ‘bacaan’ tadi bisa kita amati secara teliti, kemudian diingat (catat), mendiskusikan, dan segera menuliskan hasil kesaksian anda terhadap subyek dan obyek bacaan, yang ternyata tersedia amat melimpah.
Pada prinsipnya, sadar atau kurang sadar, kita sudah cukup lama berada di tengah-tengah aneka peristiwa atau ’bahan bacaan’. Tinggal kita rajin membacanya, mengamati, mengambil, mengumpulkan bahan, identifikasi, mengelompokkan, mendalami, menganalisis, dan menyusun simpulan dalam bentuk tulisan ringkas.
Menuliskan hasil pengamatan, komentar atau pendapat atas subyek dan obyek kejadian yang sempat menarik perhatian kita, kiranya perlu dibantu oleh kerangka penulisan, yakni susunan mengani hal-hal apa saja yang mesti ditulis dalam sistematika penulisan agar gampang dinikmati isinya.
Di bawah ini saya ringkaskan dalam point mengenai hal-hal yang berkaitan dengan persiapan menulis.
  1. Simak dan perhatikan apa saja yang terjadi pada diri sendiri. Simak juga apa yang terjadi di sekitar, misal lingkungan hidup tempat aktivitas sehari-hari, pusat-pusat kegiatan, dan tempat lain yang selalu ada komunitas dengan kegiatan tertentu.
  2. Pilih kegiatan sekelompok manusia di suatu tempat tertentu dan pada waktu tertentu, agar memudahkan kita mengamati dengan cermat dan tidak tergesa-gesa.
  3. Amati awal hingga berakhirnya kejadian atau suatu kegiatan tertentu yang dikerjakan manusia, baik pekerjaan yang dilakukan dengan bantuan peralatan sederhana maupun teknologi tinggi.
  4. Ingat, kalau perlu dicatat semua hal yang berhasil diamati dan diperlukan sebagai bahan kajian lebih lanjut.
  5. Tidak perlu tergesa memikirkan urutan mana yang penting dan mana yang tidak. Cukuplah diperhatikan urutan dari peristiwa ke peristiwa, atau langkah per langkah proses apa saja kejadian itu bermula hingga berakhir. Prioritas hal yang penting, nanti akan dibahas dan dicermati setelah selesai mengamati secara keseluruhan sebuah kejadian beserta proses sebab-akibat.
  6. Susunlah semua data dan informasi dalam susunan bahasa lisan dan atau tulisan sesuai kemampuan menerapkan bahasa sendiri. Data dan informasi yang sulit dinyatakan dalam bahasa lisan dan atau tulisan, cukup dituangkan dalam bentuk bagan, gambar, denah / peta, sketsa, atau alat peraga yang dibuat sendiri.
  7. Hasil monitoring (dari mengamati dan kemudian menyimpan) data dan informasi yang diperlukan untuk bahan diskusi, diedit kembali dan disusun ulang agar dapat dikomunikasikan kepada kawan diskusi. Cara belajar menulis dengan metode kolaborasi, cukup terbukti efektif dan efisien. Di kelompok pelatihan bersama terdiri dari 4 sampai 5 anggota, anda bisa saling tukar karya tulisan, saling membahas, dan memberi dorongan, dan kritikan. Tidaklah sia-sia bersama-sama berusaha menemukan jalan keluar bila kelompok atau anggota tertentu terbentur masalah dan aktivitas menulis saat itu macet.
  8. Tetapkan kembali niat dan tujuan semula, mengapa anda sudi membaca dan menuliskan sebuah peristiwa. Apabila tujuan semula terpaksa memerlukan perubahan, tak mengapa, justru anda lebih terbantu dengan rumusan tujuan yang lebih jelas dan karenanya anda lebih mengerti. Ini sikap dan langkah yang harus diambil agar rencana membaca dan menulis tetap berlangsung hingga mengakhiri niat (finishing) menjadi wujud karya tulis.
  9. Membentuk atau mengikuti kegiatan komunitas penulis muda secara berkala. Program kegiatan komunitas ini akan sangat membantu anda bila menemui masalah, persiapan mental sebagai penulis, berencana sebagai jurnalis / reporter, atau berkehendak terlibat sebagai praktisi media, menyusun kerangka tulisan sebuah buku, mengawali mencari bahan dan isu aktual, pengelompokan bahan sesuai tingkat kesulitan, metode dan analisis, menyimpulkan secara ilmiah, menyusun saran, sampai dengan menggunakan hasil pegamatan (survey), meneliti (research), dan mengembangkan (development) karya tulis berdasarkan penelitian lapangan.

kejadian alam sebagai tanda agar manusia
menemu sebab untuk menjalani akibat
(Suhandayana, 2008)

Beberapa jalan awal berikut ini kiranya dapat membuka minat anda untuk memulai menulis, apa saja, semaumu. Jalan satu dan lainnya kelak dapat saling melengkapi cara yang lazim dipergunakan dalam proses tulis-menulis.

Jalan pertama
Mengenali kembali perjalanan pribadi, semacam otobiografi, apa yang paling berkesan dalam perjalanan hidup anda, pilih pengalaman nyata yang masih segar dalam ingatan. Bila pengalaman itu sangat menarik untuk diwujudkan dalam tulisan, tetapi anda ’lupa-lupa ingat’, bantulah dengan membuka kembali catatan harian, buku pribadi, memoar, foto-foto di mana anda terlibat kegiatan, tanda penghargaan yang pernah diterima oleh anda atau kelompok anda, dan lain-lain.
Setidak-tidaknya, kalau belum pernah menulis sebuah artikel pendek, anda kudu pernah mencatat biodata pribadi. Dimulai dari anugerah (dan doa) kedua orangtua tercinta: nama diri selengkapnya, boleh dibubuhi gelar pendidikan formal yang layak anda sandang. Lanjutkan dengan merinci tempat dan tanggal lahir, agama yang benar-benar telah anda yakini dan terapkan ajarannya, pra-sekolah: TK, pendidikan formal sejak SD, SLTP, SLTA, perguruan tinggi, pendidikan non formal (pelatihan, kursus, workshop, seminar). Tulis alamat lengkap (RT, RW, Desa / Kelurahan, Kecamatan, Kota / Kabupaten, kodepos, Propinsi, dan jangan lupa (negara) Indonesia, catat juga nomor-tanggal-penerbit kartu identitas (ID: KTP, SIM, paspor). Susun pengalaman bekerja yang pernah dan sedang anda geluti, pengalaman di berbagai organisasi (anda pernah atau sedang menjabat sebagai pengurus atau hanya sebagai anggota aktif / simpatisan. Kegemaran atau bidang minat yang sedang anda sukai, cukup menarik untuk disimak bila anda hadirkan dalam tulisan terbaru disertai foto-foto pendukung.
Selain itu, dalam tulisan anda juga bisa bercerita ringan (dengan sisipan tabel data) tentang koleksi buku-buku dan bacaan lainnya, koleksi peralatan olahraga, beladiri yang anda ikuti. Atau ceritakan koleksi dan kreasi permainan favorit (semisal yoyo, miniatur mobil dan gedung), koleksi perangko, dan lain-lain. Tak kalah menggiurkan, jika anda mampu menuliskan apa dan mengapa anda, atau orang-orang terhormat di sekitar anda, menyukai menu masakan khas dan terasa ’maak nyuuusss’ sehingga lewat tulisan itu anda perlu mengajak sahabat untuk ikut mencicipinya di kedai, resto, atau warung favorit yang pernah anda kunjungi.
Tulisan sederhana bisa anda bikin, misalnya menanggapi telaah yang terpampang di layar monitor, yang menohok mata (eye catching) di jalur internet (website). Melimpah, tulisan para tualang cyber reader and writer via website atau blog. Selain itu anda dapat berjajar sesama kontributor untuk menyokong, mengkritik di http://www.wikipedia.org dengan pilihan bahasa pengantar atau langsung ke http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesia. Bisa juga share, berdialog person to person via chat by internet. Atau, mau mencoba berpolemik - berdebat paradoksal di media radio, televisi, atau media cetak! Nah, apalagi yang masih menghambat anda memulai menanggapi sesuatu dan menuliskannya dalam bahasa sendiri?

Jalan kedua
Bila telah beberapa kali menulis sederhana mengenai hal-hal (dan pengalaman) pribadi, dengan beberapa pilihan topik yang layak disebarkan ke handai-taulan atau boleh dibaca oleh khalayak, maka sudah saatnya anda lebih giat dan serius mencoba menulis tema lain yang paling anda sukai. Canangkan tema (lingkup permasalahan) dan judul singkat, jelas padat, menarik, dan mudah diingat oleh sasaran pembaca tulisan anda. Buat dulu kerangka karangan, agar memudahkan anda menelusur bahan tulisan.
Utamakan, sudilah mengamati kejadian alam. Dunia air, misalnya, cukup banyak tersedia tema menarik dan mudah untuk memulai memperhatikan gejala-gejala alamiah. Tengok dan cermati ekologi pantai, kehidupan nelayan, budidaya perikanan laut, ekologi hutan, pemukiman, lahan pertanian-peternakan-perikanan darat, wilayah hunian atau pemukiman penduduk. Ini lagi, air untuk memenuhi kehidupan manusia, Tuhan menciptakan segala sesuatu dari air, dan lain-lain.
Mempelajari dan meneliti alam semesta merupakan kewajiban yang tidak boleh diwakilkan kepada orang lain. Diri pribadi bertanggung-jawab penuh atas anugerah akal dan hati untuk kelak memimpin hidup dan kehidupan pribadi hingga mengelola rahmat Alloh SWT berupa alam semesta. Manusia berada di bumi dan di bawah kolong langit. Sekali lagi, betapa alam semesta telah memberikan inspirasi, menyediakan berbagai kandungan zat, organisme, dan koloni ekosistem yang perlu kita pelajari bentuk, sifat, perilaku, dan kegunaannya.
Share : Perkenankan saya menitipkan masalah bersama, yakni : Apa kebutuhan alam semesta terhadap manusia? Selama ini umum kita kenal bahwa kebanyakan manusia hanya memikirkan bagaimana memanfaatkan permukaan beserta kandungan isi bumi, tentu saja untuk memenuhi hajat kehidupannya. Namun, hingga keandaannya kini, manusia nyaris melupakan bahwa alam pun butuh manusia; berupa / berbentuk apa kebutuhan dan bagaimana membutuhkan yang dimaksud. Seyogyanya kita ketaui bersama, dengan mencoba menemukan penjelasan beserta bukti faktual bahwa kebutuhan alam wajib dipenuhi oleh segenap manusia. Temuan dan pendapat anda? Yuuk, berbagi informasi.

Jalan ketiga
Mengunjungi musyawaroh, seminar, workshop, diskusi tematik (sudah ditentukan lingkup, tema, judul, dan sering dilengkapi makalah seperlunya) yang diselenggarakan oleh para ahli atau lembaga berkompeten di bidangnya. Dialog yang terjadi antar narasumber / pemrasaran / penyusun makalah ilmiah-populer, tanya-jawab antara narasumber dan peserta diskusi (audiens) cukup memberikan inspirasi untuk memulai nimbrung membahas dan menulis materi yang anda serap dan menarik untuk ditanggapi.

Jalan keempat
Studi pustaka. Tulisan dibuat dengan menyusun petikan bahan-bahan bacaan berupa textbook, surat kabar (news) / koran / tabloid (umum dan spesifik), majalah (umum dan spesifik), jurnal ilmiah (tersedia spesifik sesuai bidang ilmu pengetahuan-teknologi tertentu), berita atau surat singkat (newsletter), buletin, dan lain-lain.
Anda memulai menulis dengan terlebih dahulu membuat kerangka tulisan. Data dan informasi yang telah anda baca atau dipilah-pilih menjadi bahan kutipan penting. Kemudian dengan logika dan pengalaman berpikir rasional, mulailah mencari kemungkinan adanya hubungan antar fakta yang pernah anda temui. Kutipan-kutipan dari bahan bacaan pilih yang paling sesuai untuk mendukung pemikiran dan pendapat anda.
Awali dengan kata bijak dan gunakan kalimat inti pada alinea pembuka berisi keyakinan anda (dugaan cerdas / hipotesis, rumusan permasalahan, dan pra-simpulan). Susunlah perhubungan data fakta dan kutipan berupa teori maupun kesimpulan para ahli. Penulisan pada tingkatan ini biasa memakai pendekatan dedaktis, yakni menarik konklusi atau dasar simpulan dari keadaan umum (general) ke khusus (special) dan kadang juga mewarnai dengan pendekatan induktif (yakni menarik konklusi atau simpulan dari keadaan khusus (special) ke umum (general). Metode pendekatan tersebut diperlukan untuk ketepatan memilih dasar dan model analisis permasalahan. Edit ulang, bacalah kembali, check and re-check data valid, sehingga anda memahami apa yang sudah dituliskan. Beri sentuhan akhir agar tulisan yang telah diedit itu enak dibaca dan sudah sesuai dengan tema (lingkup pembahasan) maupun judul yang anda maui.
Tulisan dengan jalan meramu-padukan data faktual dan beberapa sumber tulisan (referensi) ini biasa disebut karya kompilasi antar fakta dan antar intisari referensi. Hanya saja anda harus cukup kuat membuat ’benang-merah’ (menemukan titik perhubungan antar fakta dan kesesuaian referensi yang dikutip) agar persoalan yang akan anda bahas bisa tuntas dengan simpulan dan saran yang anda sajikan kepada sidang pembaca.

Jalan kelima
Masih banyak cara untuk menentukan jalan, metode, bahan untuk dianalisis, teori / referensi, bukti bandingan (hasil penelitian anda atau orang lain). Apa yang akan anda tempuh dalam proses menemu gagasan hingga menutup tulisan, kian lama akan semakin kompleks, merunut jalan pemikiran, sistemik, dan butuh pertanggung-jawaban sebagai penulis atas karya yang dibuatnya. Pada umumnya, penulis yang sudah memiliki jam terbang (pengalaman meneliti dan tulis-menulis) cukup, mereka memilih menggabungkan berbagai cara di atas.
Selain itu, kita pun suatu saat perlu mengenali cara atau metode penulisan yang ditemukan sendiri (dan menjadi gaya penulisan individual) dari intensitas dan kesanggupan mereka menggeluti dunia tulis-menulis.
Pada tahapan berikut, anda pun nantinya juga bakal tertarik untuk membuat karya tulis dan menerbitkan buku karya perdana anda. Syaratnya, sejak sekarang tulis apa saja yang anda mau bicarakan. Lakukan proses menulis terus-menerus tanpa jengah, no boring, dan tak usah memanjakan kutu-malas yang menghuni benak sebagian penulis muda.

Mudah-mudahan motivasi di atas bermanfaat. Selamat berkarya. [day]

( Sumber: pengalaman pribadi, berbagai narasumber )




*

Kontak tutorial via whatsapp,

*


What next? Waiting for :
- Menyusun tulisan berbentuk berita, artikel, feature, esai, dan opini.
- Menulis kreatif, karya fiksi: cerpen, cerbung, cergam, komik, lirik lagu, dan puisi.
- Media cetak & elektronik, rubrikasi, dan kontributor tulisan anda.
- Workshop pembuatan media informasi (koran, majalah, website, blog, dll).
- Menulis untuk terbitan buku perdana anda.
- Desain media, tata letak (lay-out), dan pekerjaan pracetak.
- Visualisasi, fotografi, ilustrasi, sketsa.
- Komunitas penulis muda independen.
- paduan kompisisi tulisan (text), image (ilustrasi, foto, bagan, denah, dll.).
- Program kerjasama penelitian, penulisan, dan publikasi.






*

Komunitas Penulis | Jurnalistik | Media Massa | Media Sosial |





*

AKUNDAstudio Publisher 1975-2021 | email: AKUNDAstudio@gmail.com

La PERSADA Nusantara

La PERSADA Nusantara
LaPERSADA Group - icon

Kompilasi Grafis

Kompilasi Grafis
Images: ISTIMEWA