MBGendam



MAKAN BERGIZI GENDAM 

Antologi Puisi Menolak Korupsi #10


PMK (Puisi Menolak Korupsi) #10 | 2026






Gagasan

. . . . . . . .

Sejak digembar-gemborkan hingga saat pelaksanaan, MBG (Makan Bergizi Gratis) sepertinya lebih mirip fenomena gendam. Dari waktu ke waktu selalu ada kejutan tersebab perubahan esensi serta substansinya menyoal konsep, nama, tata kelola hingga sumber dana. Pun material, target, & sasarannya kerap mengandung penyimpangan yang mengundang ekses tak terduga, absurd bahkan sulit dicerna logika.

Serupa penggendam menguasai lantas mempermainkan targetnya, penguasa akhirnya leluasa menjejalkan MBG atas nama program prioritas negara. Sebagai korban gendam, masyarakat cenderung tak berdaya, cuma bisa patuh & terima segala yang dititahkan rezim pengelola berikut modus-modus yang menungganginya.

Bermula sebagai gendam politik elektoral, MBG menjelma bius kampanye berdiksi menggiurkan. Dari “makan gratis”, “makan siang & susu gratis”, “makan bergizi & susu gratis”, “sarapan & makan siang gratis” sampai “makan bergizi gratis”.

. . . . . . . .

gagasan selanjutnya di sini ...




Teknis
  1. Penerbitan Antologi PMK (Puisi Menolak Korupsi) #10; “Makan Bergizi Gendam!” bersifat independen & nirlaba berdasar kemandirian yang menjunjung kebersamaan.
  2. Penerbitan ini merupakan kelanjutan program penerbitan antologi puisi Gerakan PMK, mengakomodir karya penyair Indonesia dari beragam latar, usia, & puitika.
  3. Puisi merupakan karya asli (bukan saduran, bukan jiplakan) bertema “Makan Bergizi Gendam!” atau tafsir atas gagasan tersebut.
  4. Naskah puisi maksimal 5 judul (format Ms. Word, A4, Times New Roman, spasi 1) disertai biodata (1000 characters), alamat, nomor HP, akun email & medsos serta foto wajah dikirim sebagai lampiran ke: sosiawan.leak@yahoo.com
  5. Untuk menjaga ketepatan tematik & kualitas puitik agar penerbitan layak menjadi buku karya sastra, seluruh puisi akan diseleksi Tim Kurator PMK.
  6. Ongkos penerbitan/percetakan didanai oleh penyair yang karyanya lolos seleksi.
  7. Selain mengirim puisi, kelak penyair yang karyanya lolos seleksi berkewajiban mengirim iuran biaya penerbitan/percetakan minimal Rp. 100.000.
  8. Iuran tersebut akan dikembalikan kepada para penyair dalam wujud buku Antologi PMK #10; “Makan Bergizi Gendam!” yang jumlahnya sebanding dengan iuran.
  9. Seluruh proses penerbitan diinformasikan transparan & terbuka melalui Grup Fb. PUISI MENOLAK KORUPSI, Grup WA PMK 10, & Akun Fb. Sosiawan Leak.
  10. Deadline pengiriman puisi 15 April 2026, pengumuman hasil seleksi 30 April 2026.

Solo, 12 Maret 2026
Koordinator Nasional
Gerakan Puisi Menolak Korupsi



*





204 PENYAIR 
Lolos Kurasi Antologi Puisi “MBGendam”
Penerbitan #10 Puisi Menolak Korupsi (PMK) 


Kawan-kawan, berdasarkan proses kurasi oleh Dewan Kurator (Acep Zamzam Noor, Prof. Akhmad Taufiq, dan Dr. Sahadewa), dari 236 kontributor telah tersaring 204 penyair yang puisinya lolos seleksi untuk diikutsertakan dalam penerbitan Antologi #10 Puisi Menolak Korupsi; “MBGendam”. Menyoal detil judul puisi yang lolos kurasi serta proses administrasi (iuran ongkos cetak) dan kelengkapan penerbitan (biodata ringkas, foto wajah) akan kami informasikan pada kesempatan berikutnya. Berikut kami sertakan daftar nama 204 penyair termaksud. Satu hati, tolak korupsi!

Sosiawan Leak 
(Koordinator Puisi Menolak Korupsi) 




Daftar Penyair “MBGendam”

1. Rahim Eltara, Sumbawa 
2. Aang A.K., Malang 
3. Acep Syahril, Indramayu 
4. Achmad Rif'an, Rembang 
5. Achmad Sochib, Boyolali 
6. Ade Riyan Purnama, Bogor 
7. Adhitia Armitrianto, Semarang 
8. Admono, Banyumas 
9. AF.Tuasikal, Mojokerto 
10. Afnan Malay, Yogjakarta 
11. Agus Sighro Budiono, Bojonegoro 
12. Agus Takariyanto, banyuwangi  
13. Aguspram, Mojokerto 
14. Agustav Triono, Purbalingga 
15. Ahmad Ali Khumaini, Gresik 
16. Ahmad Maliki Mashar, Indragiri Hilior 
17. Akaha Taufan Aminudin, Batu 
18. Akhmad Sekhu, Jakarta 
19. Ali Ibnu Anwar, Sumenep 
20. Ali Syamsudin Arsi, Banjarbaru 
21. Aloeth Pathi, Pati 
22. Amin Abdullah,  
23. Andri Pituin, Cianjur 
24. Anggiri Penangsang, Jambi 
25. Annisa Resmana, Bandung 
26. Any Faiqoh, Kendal 
27. Apito Lahire, Slawi
28. Arba’ Karomaini, Brebes
29. Arieyoko, Bojonegoro
30. Arif Khilwa, Pati
31. Arrie B La Ede, Bogor
32. Asmariah, Sleman
33. Asti Musman, Madiun
34. Autar Abdillah, Surabaya
35. Ayu Cipta, Tangerang
36. Bambang Karno, Surakarta
37. Bambang Widiatmoko, Bogor
38. Barlean Aji, Jember
39. Benny Benke, Jakarta
40. Berthold Sinaulan, Tangsel 
41. Bima Prana Chitra, Medan
42. BS. Suryajati, Sukoharjo 
43. Budhi Setyawan, Bekasi
44. Budi Hariyanto, Sumenep
45. Budi Wahyono, Semarang 
46. Candra Harjanto, Salatiga
47. Candra Ireng, Jakarta
48. Christian Heru Cahyo Saputro, Semarang
49. Darmawan Sepriyossa, Bogor
50. Devie Komala Syahni, Bogor
51. Dheni Kurnia, Pekanbaru
52. Dhiyah Endarwati, Kendal
53. Diana Roositendaro, Sukoharjo
54. Didit Setyo Nugroho, Wonogiri
55. Dimas Midzi, Sumenep
56. Dulrokhim, Purworejo
57. Dyah Kencono Puspito Dewi, Bekasi
58. Ebhi Yunus, Jember
59. Eddy Pramduane, Depok 
60. Eddy Pranata PNP, Banyumas
61. Edy Samudra Kertagama, Bandarlampung
62. Eko Tunas, Semarang
63. Eko Widianto, Semarang
64. Elje Story, Surabaya
65. EM Yogiswara, Jambi
66. Emi Suy, Jakarta
67. Endang Supriadi, Depok 
68. Endut Ahadiat, Padang
69. Erndra Achaer, Purbalingga
70. Erwan Juhara, Bandung
71. Eryantho Kamis, Bekasi
72. Esti Nuryani Kasam, Gunung Kidul
73. Fakhrunnas MA Jabbar, Pekanbaru
74. Farizah Prameytha Hardiyanto, Semarang
75. Fileski Walidha Tanjung, Madiun
76. Fransiska Ambar Kristyani, Semarang
77. Free Hearty, Jakarta
78. Gol A Gong, Serang
79. Gunoto Saparie, Kendal
80. Gusti Indra Setyawan, Tabalong
81. Haidar Hafeez, Pasuruan
82. Hardiansyah Asmail, Kandangan
83. Hartobalok, Banjarbaru
84. Helwatin Najwa, Kotabaru
85. Heri Sasmito Wibowo, Pati
86. Herman RN, Banda Aceh
87. Heru Mugiarso, Semarang
88. Hidayat Raharja, Sampang
89. Husnu Abadi, Pekanbaru
90. Ibnu PS Megananda, 
91. Ichwan Prasetyo, Surakarta
92. Ikhyargelegar, Pati 
93. Ilhamdi Sulaiman, Padang
94. Imat Albantani, Serang
95. In’am Abdul Wahab Asyaroni, Lamongan
96. Iqbal Baraas, Banyuwangi
97. Irawan Sandhya Wiraatmaja, Tangerang
98. Isbedy Stiawan ZS, Bandarlampung
99. Jack Parmin, Gresik
100. Jarot Citro, Banyumas
101. Jeffri Gun, Situbondo
102. Jenong Suprihatin, Jepara
103. Jil Kalaran, Surakarta
104. Joko Pranoto, Palembang
105. Juperta Panji Utama, Bandarlampung
106. Kahar DP, Kabupaten Ungaran
107. Kanti Prawindasih, Surabaya
108. Kidung Purnama, Ciamis
109. Kurnia Effendi, Jakarta
110. Kurnia Fajar, Wonogiri
111. Latree Manohara, Semarang
112. Lazilda Jahanara, Nganjuk
113. M. A'an Syahriyyar Masyhuri, Rembang
114. M. Nahdiansyah Abdi, Banjarbaru
115. Mahfuzh Amin, Tabalong
116. Mahrus Ali, Lamongan
117. Mala, Sidoarjo
118. Maman S. Mahayana, Bogor
119. Marlin Dinamikanto, Bogor
120. Marsudi Widodo, Sukoharjo
121. Merawati May, Bengkulu
122. Miftahur Rohim, Pati
123. Mochammad Syu'aib, Batanghari
124. Moh. Riyadi (Riyadi Jawani), Surakarta
125. Moh. Tamimi, Sumenep
126. Mohamad Iskandar, Demak
127. Mohammad Ayyub, Tegal
128. Mohd. Harun al Rasyid, Banda Aceh 
129. Mosthamir Thalib, Pekanbaru
130. Muhammad Arbi, Purbalingga
131. Muhammad Assiry, Kudus
132. Muhammad Lefand, Jember
133. Najibul Mahbub, Pekalongan
134. Nanang R. Supriyatin, 
135. Nashita Zayn, Sukoharjo
136. Novita Sari, Tanjung Jabung Barat
137. Nunung Noor El Niel, Denpasar
138. Nur Komar, Jepara
139. Nurhayati, Bekasi
140. Nurmaliansari, Tabalong
141. Nurul Ludfia Rochmah, Banyuwangi
142. P. Lugas N, Karanganyar  
143. Padmo Adi, Malang
144. Parpal Poerwanto, Wonogiri
145. Pekik Sat Siswonirmolo, Kebumen
146. Prawiro Sudirjo, Bekasi
147. Qizink La Aziva, Serang 
148. Raden Rita Maimunah, Padang
149. RBE Pramono, Yogjakarta
150. Riki Utomi, Kepulauan Meranti
151. Rini Intama, Tangerang
152. Riri Satria, Bogor
153. Rissa Churria, Bekasi
154. Riswo Mulyadi, Banyumas
155. Rokhmat Nur Hidayat, Banyumas
156. Romo Pambudi, Malang
157. Roymon Lemosol, Ambon
158. Ryan Rachman, Purbalingga
159. S. Ratman Suras, Medan
160. Sabur Herdian Raamin, Kebumen
161. Saeran Samsidi, Banyumas
162. Said Kusuma, Jakarta
163. Salimi Ahmad, Jakarta
164. Salman Yoga S., Takengon
165. Sami’an Adib, Jember
166. Samsudin Adlawi, Banyuwangi
167. Sang Bayang, Ngawi
168. Sarwendah Rahman, Malang
169. Seful Mu’min, Tegal
170. Shobir Poer, Tangsel
171. Sita Aulliya, Kediri
172. Slamet Romadhon, Demak
173. Sonkski Ekalya, Surakarta
174. Sri Sunarti, Indramayu
175. Sri Wahyuni, Gresik
176. St. Sri Emyani, Trenggalek
177. Sudarmono, Bantul
178. Sugi Hartono, Tanjung Jabung Timur
179. Suhandayana, Surabaya
180. Sunaryo Broto, Karanganyar
181. Suriali Andi Kustomo, Tegal
182. Suyanto, Banyuwangi
183. Tarmizi, Batam
184. Tegsa Teguh Satriyo, Semarang
185. Teti Gumiati, Ciamis 
186. Tika Hartika, Hulu Sungai Tengah 
187. Toto ST Radik, Serang
188. Tri Astoto Kodarie, Parepare
189. Ucik Fuadhiyah, Kabupaten Semarang
190. Udi Utama, Depok
191. Udo Z Karzi, Bandarlampung
192. Ulfatin Ch., Yogyakarta
193. Wahyu Tanoto, Bantul
194. Warsono Abi Azzam, Cilacap
195. Wikha Setyawan, Jepara
196. Windu Setyaningsih, Purbalingga
197. Wiwoho, Sukoharjo
198. Yahya Andi Saputra, Jakarta
199. Yayan Te Es, Tuban
200. Yudi Dodok, Pati
201. Yusran Arifin, 
202. Zabidi Yakub, Bandarlampung
203. Zulfa Fahmy, Kendal
204. Zulfaisal Putera, Banjarmasin






Ref
  • 204 PENYAIR Lolos Kurasi Antologi Puisi “MBGendam” Penerbitan #10 Puisi Menolak Korupsi (PMK) - https://www.facebook.com/share/p/1A6RvYa4kj/ 1 Mei 2026 09.18 WIB.
  • MAKAN BERGIZI GENDAM!” Antologi #10 Gerakan Puisi Menolak Korupsi -   https://www.facebook.com/share/p/18jNMfw3oV/ 12 Maret 2026 23:23 WIB. 
  • Suara Merdeka Purbalingga - https://purbalingga.suaramerdeka.com/gaya-hidup/107716925671/soroti-carut-marut-mbg-gerakan-puisi-menolak-korupsi-ajak-penyair-se-indonesia-bergabung-dalam-antologi-makan-bergizi-gendam 30 Maret 2026 11:03 WIB.  








© 2026 Puisi Monolak Korupsi








.

La PERSADA Nusantara

La PERSADA Nusantara
LaPERSADA Group - icon

Kompilasi Grafis

Kompilasi Grafis
Images: ISTIMEWA