Trilogi : MEMILIN REALITA CINTA

PENULIS JALAN STOA | 2022 



 
ilustrasi | special image by cv. pss 2023 





Trilogi :
MEMILIN REALITA CINTA 





NYALI CINTA 


ingsun berlaga
relakan peristiwa berlalu
melepas buhul mimpi
kini matahari renangi waktu
kembali menganyam seberkas nyali
gegas membalas cahaya CintaMu





MELEPAS GENGGAMAN 


Ibu, belum tamat kudengar doa-doa
melantun dari luapan cinta
semasa rahimmu mesra menjaga
arah perjalanan hidup fana

Kuingat, segenggam melati di tangan sahaja
selalu mengungkit mimpi-mimpiku jadi nyata
Kau tegur dengan aroma bunga berbeda
jika jemariku terhenti melukis panorama

Tadi pagi kusapa sebongkah pusara
serasa aura tubuh dan maumu
melepas genggaman itu, demi
tidur hangat sepanjang waktu

Semenjak pergimu ke alam teduh
keluhku tak lagi membuatmu berpeluh





MONOLOG HOMO LUDENS 


/1/

Cuaca begitu dingin. Secangkir kopi menemaniku meng-Ada di tepian sepi. Baru saja meresap seserpih cinta, tak kubiarkan turut membeku

Rasa seduhan hitam. Bahan murni kedalaman diri. Ambil, kelola! Tarik ke permukaan nampan yang tersedia di atas meja. Putar sendok searah alur towaf, senapas hati rela. Kesudian meracik niat kian matang pengaruhi caraku menikmati udara, uap kopi, dan kemaruk manja sajak lagu burung-burung pagi :
tak ada kebahagiaan lahir dari prasangka buruk. Tidak pula ia hadir menggelorakan gairah dari perbuatan kikir, sombong, dan tamak. Tapi, wahai pribadi, tetap khusuk bermain ritme hijauan sejuk di antara batang pepohonan tegar dan dedaunan runtuh. Berproses di bawah tungku matahari. Esok hari akan diurus nanti, jika harapan jadi keliaran desah mengajakmu bertualang ke hutan ribuan mimpi gelisah


/2/

Masa lalu sudah lelap di ranjang kedap. Lama-lama terkunci, berstatus malam. Menjadi sel-sel gelap tempat asal segala sesuatu; ruang sublimasi bagi cahaya yang kembali memadat. Kerinduan pun bisa lentur. Menggerakkan insan berada dalam keadaan gelap yang benar-benar gelap atau ke ranah terang-benderang tak lagi berbatas bayangan tubuh profan

Kulewati titian waktu demi waktu, ruang demi ruang, fakta demi fakta. Kini di sini adalah alamatku berpijak. Sejenak merenggang dari pusaran gasing mesin-mesin kelana. Kurapikan berkas-berkas capaian diri. Menuang cahaya cinta ke cangkir-cangkir bertabur butiran takdir Illahi. Dendangku pada tiap detik yang sunyi :
kegagalan atau menang bukan lagi tujuan. Cita-hati tabah menjemput KeridloanMu Yang Mencipta tempatku bermain hidup dalam segenap permainan kehidupan; yang tidak main-main. Nyata, menyeduh kecepatan laju kebajikan


/3/

Langit malam melepas bintang-bintang. Ampas kopi begitu saja larut mendedah persembunyian ego di sudut-sudut maya. Ketika lelaku kontemplasi ... terasa peristiwa terdahulu, pun masa mendatang merupa jejak tingkah bercampur residu manis-pahit-masam-asin. Sisa bakaran api, bercak angus, daftar abu-abu penggoda ... kujadikan aneka cat penggurat lukisan realis

Hamparan helai kanvas tempatku bermain. Komposisi garis kemarau di puncak malam, ruas hujan di terik cakrawala berkelindan mengurai cerita alam. Sesaat pelangi hadir mengusik perangai musim. Kuas jari-jemari menarikan luapan doa-doa ke angkasa. Hingga berkah dan syukur saling berpeluk, sekalipun diganggu kumparan tubuh awan-awan nakal

Sapuan spiritual era digital sempat menawariku sebuah ayunan. Memusat ujung kuas di akhir helaan, sengaja cermati titik hitam kediaman WajahMu menawan. Kulakukan, meski mata masih suka memejam; belum mampu menahan paparan kilau LayarMu duapuluh empat jam. Kusaput sebuah lukisan cinta, meski menyisa cat mengental yang tercenung menafsir ulang gagasan segar kemanusiaan



AKUNDAstudio, Desember 2022




Ref. 
  • Suhandayana, Trilogi : MEMILIN REALITA CINTA (NYALI CINTA, MELEPAS GENGGAMAN, MONOLOG HOMO LUDENS), dalam JALAN STOA (Stoikisme dalam Esai, Cerpen, dan Puisi), Iis Singgih, Imam Budiman, M. Z. Billal, dkk., TH Pohan (Editor), CV. Putra Surya Santosa, Cetakan Pertama, Kabupaten Sleman, Februari 2023, h. 98-100. ISBN: 978-623-494-087-9. 
  • Kerjasama penerbitan: CV. Putra Surya Santosa, Apajake Media, dan Homehappyhome. 








*





© 2022 AKUNDAstudio Edumedi@rt | AKUNDA.net


Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang










.

La PERSADA Nusantara

La PERSADA Nusantara
LaPERSADA Group - icon

Kompilasi Grafis

Kompilasi Grafis
Images: ISTIMEWA