Suhandayana
API MASEHIapi masehi masih menggeletar memecut punggung avatar
zaman kian terik, menawar dahaga atas syahwat kesenangan
cawan-cawan kosong mesti diguyur salju kenikmatan
air menumbuh angin layangkan tornado
awan hitam memacu tsunami setiap musim
mentari melahap isi mata, cahaya merah meruah
menjadi pilar-bakar teknologi hedonik
umatmu patuh bersyarat dunia gemerlap
pasukanmu meniduri siang merayapi malam
masihkah kau pesta masehi di penghujung tahun lunar di altar berdebu ini
agar cuaca terang bagai ambisimu
persembahan apalagi bakal membujuk ilusi
sang surya pujaanmu terus melapar, nyeri lambung tak terperi jika kau lupa menambah sesaji
pijar api masehi bak benang halus, liat-kuat
merapati badan menjerat ruh dan berhala
begitu panas hingga tak terasa
di tengah arus cahaya kelam, beberapa hati giat mengurus syahadat
puji syukur takkan surut walau terancam badai gerhana masehi muram
- API MASEHI, AKUNDAstudio Metadesign | Surabaya, 13 Desember 2013 |
- nolkasta https://nolkasta.wordpress.com/2013/12/13/api-masehi/
*
API MASEHI | Puisi | Cergam |
iDay_13L13
Tidak ada komentar:
Posting Komentar