( puisi ) #renungan:
image: selingkarwilis.com 03 Desember 2025
Suhandayana
LUMPUR DESA RENCONG
sudah lama pembalakan liar merenggut
lahan suaka alam di utara dan barat Sumatera
hutan Aceh digerogoti ambisi hewan-berpolitik
mana sadar apa yang diperbuat
mereka sumber pemantik deforestasi
berdalih perkebunan dan pertambangan
tak mau tahu keputusan salah itu
awal penyebab kerusakan lingkungan hidup
berhari-hari, bertahun-tahun
penduduk setempat mencari penghidupan
setengah mati, lemah tertawan
dililit nyeri perut terhasut tipuan proyek pangan
hanya ada pilihan, diam atau jadi jongos tuan-uang
di penghujung tahun, harapan nyaris berakhir
air bah gelondong kayu sepakat menggeliat
menguak perselingkuhan sistematis
antara pengambil kebijakan dan taipan-oligarki
para pemain kawak petak-umpet kkn
paduan cuaca ekstrim dan kejahatan ekosistem
menggelontor sarang kotoran dari hulu industri
banjir bandang pun menerjang orang-orang baik
yang selama ini ragu, takut melawan keserakahan
berapa banyak manusia, ternak, dan pepohonan
kehilangan hak hidup dalam lingkaran setan
media meliput momentum genangan lumpur
berkabar kecamuk zaman di sela-sela duka semesta
sementara korban menderita kelaparan, mengigau :
... bencana melumat desa-desa negeri rencong,
para pelindung koruptor cuma mengumbar omong
AKUNDAstudio, 25L04
© 2025 AKUNDAstudio Edumedi@rt | AKUNDA.net |
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
.
